Masih di Jakarta


Siang itu kami bertiga, aku, rofik, dan benny berangkat dari Kota Solo. Kami ke bandara di antar keluarga masing-masing. Dengan bergegas kami menuju Bandara. Benny sudah di dalam pesawat ketika aku dan Rofik berlari mengejar pesawat Lion yang hampir terbang.

Sesampainya di Bandara Sukarno Hatta, kami bertiga mampir sebentar untuk minum Juice dan Kopi di Bandara. Sambil menunggu informasi hotel dan transport ke Hotel.

Sore itupun kami sampai di Hotel di kawasan Cikini Raya. Setelah mandi-mandi, kami bertiga jalan-jalan cari makan malam. Dan setelah cape jalan, kami mampir di ayam bakar dekat Taman Ismail Marzuki. Kamipun memesan makanan masing-masing. Selesai makan, kami kembali ke hotel untuk istirahat.

Keesokan harinya, pada tanggal 18 April 2011 kami menuju kantor Pattiro Institute di Gedung Ciks lantai III. Sampai sana ternyata belum buka kantornya, jadi kami menunggu untuk dibukakan pintu dulu. Sambil menunggu kawan-kawan yang lain datang, kami berdiskusi tentang pekerjaan yang akan kami laksanakan selama satu setengah bulan ke depan.

Siang harinya kami bersama teman-teman yang lain menuju kantor PSF-SPADA WB. Di sana kami berdiskusi dan dijelaskan terkait dengan beberapa hal yang harus dipersiapkan. Selesai di kantor PSF-SPADA WB kami kembali ke kantor PATTIRO INstitute untuk mematangkan persiapan dan urusan teknis keberangkatan. Saya dan Beny akan berangkat dari hotel jam 4 pagi, karena kami mendapatkan pesawat jam 6 pagi. Sementara Rofik akan berangkat dengan pesawat jam 8 pagi.

Jam 18.00 WIB kami baru keluar dari kantor PATTIRO Institute. Kami berramai-ramai makan malam di rumah makan ujung jalan Cikini Raya (lupa nama rumah makannya). Di sana kami banyak memesan masakan Sea-food. Selesai makan, sekitar jam 20.00-an kamipun berencana kembali ke hotel untuk persiapan. Namun dalam perbincangan bahwa di wilayah yang akan kami datangi tidak ada sinyal untuk Indosat (kebetulan saya pakai IM3), maka kamipun kemudian membeli nomer-nomer simpati. Selain itu kami juga butuh modem untuk persiapan online di wilayah yang akan kami kunjungi. Dengan waktu yang sangat mepet (karena toko elektronik akan tutup jam 21.00), saya dan Benny naik ojek muter2 untuk membeli perlengkapan yang dibutuhkan seperti modem, kamera, batterai cadangan, kartu simpati, dan beberapa kebutuhan lapangan lainnya.

Sampai di wilayah supermarket yang di tuju, area elektronik sudah tutup semua. Saya dan Benny, diantar abang Ojek, segera menuju supermarket yang hampir tutup juga. Dengan bag big bug kami akhirnya mendapatkan kamera dan baterainya. Sedangkan modem dan kartu perdana tidak berhasil kami dapatkan. Sepanjang perjalanan pulang ke hotel kami masih terus mencari toko yang menjual modem. Namun tidak bisa didapatkan juga barang yang kami cari tersebut.

Keesokan harinya, saya dan Benny berangkat ke bandara bersama-sama.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s